![]() |
| Gerakan Cirebon Bersih (1/1/2017) |
GERAKAN CIREBON BERSIH (GCB) Yang merupakan Program Mitra Citra Remaja - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (MCR-PKBI) Cirebon yang tergabung dengan beberapa instansi diantaranya ISMAKES Jabar, BEM Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon, BEM Stikes Mahardika, PIK-MA Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon, Damai Untuk Sahabat Desa menggelar aksi peduli lingkungan disekitar area stadion bima pukul 07:00 - selesai, Minggu(1/1/2017)pagi
Aksi ini merupakan aksi kedua setelah dilaksanakan dialun-alun Kota Cirebon tepatnya sekitar Car Free Day pada hari Minggu, (25/12/2016). Rencana sebelumnya aksi kedua ini akan dilaksanakan disekitar Car Free Day Kota Cirebon, hanya saja setelah dibandingkan antara sekitar CFD dengan sekitar area stadion bima lebih banyak sampahnya diarea stadion bima. Jadi kami sepakati bersama untuk aksi peduli lingkungan kedua ini dilaksanakan disekitar area stadion bima.
Demi terlaksanakannya aksi peduli lingkungan ini berdasarkan kesepakatan hasil evaluasi pada aksi peduli lingkungan pertama dari masukan berbagai instansi yang telah bergabung dalam GERAKAN CIREBON BERSIH (GCB), kami telah menyiapkan berbagai kebutuhan seperti, peralatan, banner, dan spanduk untuk melancarkan aksi kedua ini dengan bertujuan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dimanapun kita berada terutama pada hal membuang sampah pada tempatnya.
Sebelum memulai aksi, GCB berkumpul didepan Sekretariat KNPI dan melalukan rapat persiapan dengan pembagian kelompok dan hasil telah terbagi menjadi 6 kelompok. Berdasarkan masukan tiap-tiap kelompok pada evaluasi selesainya acara saat melalukan aksi peduli lingkungan banyak masukkan yang didapat dari masyarakat, diantaranya ada beberapa orang tua yang memberi edukasi kepada anaknya agar tidak membuang sampah sembarangan. Dan aspirasi dari masyarakat untuk bisa adanya tempat sampah diarea sekitar stadion bima agar masyarakat khususnya orang yang berkunjungi atau bermain dibima dapat membuang sampah pada tempatnya, hal ini dikarenakan terbatasnya jumlah tempat sampah dilokasi tersebut.
